Polisi Bidik Sopir Bus Maut Tanjakan Emen Jadi Tersangka

Amirudin (32) sopir bus maut yang mengalami kecelakaan di tanjakan Emen, Kabupaten Subang, berpotensi kuat menjadi tersangka. Polisi segera gelar perkara untuk menaikkan status Amirudin dari saksi menjadi tersangka.

“Penetapan status tersangkanya belum. Hanya saja indikasi kuatnya dia menjadi tersangka. Hari ini kita akan gelarkan,” kata Kapolres Subang AKBP M Joni saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Senin (12/2/2018).

Joni mengatakan indikasi kuat sopir bus mengarah jadi tersangka ini berdasarkan keterangan dari kondektur bus. Sopir diduga dengan sengaja mengakali rem belakang bus yang mengalami kebocoran.

“Memang ada gangguan di ban kiri belakang ada kebocoran oli rem. Dia memperbaiki dan berinisiatif memotong karetnya dan diakali dengan baut supaya enggak bocor,” ucapnya.

“Kesalahan sementara di situ, karena membuat kendaraan enggak stabil. Kalau posisi jalan datar enggak masalah, tapi pada saat kondisi turunan dan tanjakan akan jadi masalah,” kata Joni menambahkan.

Menurut Joni, kini sopir sudah berada di klinik Polres Subang. Polisi masih akan mengecek kondisi kesehatan sopir tersebut.

“Sekarang sudah di klinik. Kita amankan dulu sambil mengecek kesehatannya. Katanya ada sakit di punggung,” ujar Joni.

Bus diduga rem blong menabrak satu sepeda motor dan menghantam tebing lalu terguling di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2), pukul 17.00 WIB. Insiden kecelakaan tersebut menewaskan 27 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *