Jalan Desa di Gresik Rusak, Warga Minta Tanggung Jawab Pemkab

Warga Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Gresik, mengeluhkan lambannya Pemerintah Kabupaten Gresik terkait pembangunan jalan kawasan tersebut yang berlubang. Banyak kecelakaan terjadi akibat rusaknya jalan tersebut.

“Sudah rusak sejak dua tahun lalu. Sama petugas cuma ditambal dengan aspal, habis itu berlubang kembali, kok tidak sekalian dibetulin semuanya biar tidak tambah rusak,” kata salah satu warga, Sri, kepada detikcom, Rabu (3/1/2017).

Pemandangan Jalan Sawo yang rusak membuat warga kesal. Berulang kali kekesalan warga dilampiaskan dengan menanaminya dengan pohon pisang.

“Bulan lalu sempat warga menanami pohon pisang, karena ada lubang yang lumayan lebar, mungkin warga menanami agar terlihat oleh pengendara yang sedang melintas” ujarnya.

Warga lain, Muhammad Ansori (52), mengaku pasrah dengan kondisi Jalan Sawo yang rusak hampir sepanjang 1,5 km tersebut. “Saya pasrah mas, dibetulin atau tidak terserah, benerin juga asal-asalan tidak sekalian ditutup rata,” ujarnya.

Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak memaksa polisi memasang banner. Banner itu berisi imbauan dari Polsek Dukun agar berhati-hati jika melintas di daerah tersebut karena rawan kecelakaan.

Selain itu, warga juga mengaku belum tahu tentang progam Pemda Gresik tentang aplikasi pelayanan pengaduan jalan (APALAN) yang diluncurkan oleh Team Unit Reaksi Cepat Bina Marga (URC Bima) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik bulan November lalu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik Femmi Husada saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih fokus di wilayah yang lainnya, sedang untuk di Jalan Sawo mengaku sudah melakukan pembenahan.

“Kami sudah melakukan pembenahan dengan melakukan pengaspalan jalan yang berlubang, intinya yang terpenting agar jalan tersebut tidak menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang melewatinya, kami fokus itu dulu, baru kemudian nanti kami naikkan levelnya jika posisi aspal sudah padat,” kata Femmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *